Jadwal MPASI Harian: Kapan dan Bagaimana Memulainya

Memulai Makanan Pendamping ASI (MPASI) pada usia 6 bulan merupakan langkah penting dalam perkembangan bayi. Pada tahap ini, bayi mulai memerlukan asupan nutrisi tambahan selain ASI untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal. Menyusun jadwal MPASI harian yang tepat sangat penting untuk memastikan bayi mendapatkan nutrisi yang diperlukan. Berikut ini panduan lengkap mengenai kapan dan bagaimana memulai MPASI serta cara menyusun jadwal harian yang tepat.

Kapan Memulai MPASI?

Menurut rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), MPASI sebaiknya dimulai pada usia 6 bulan. Beberapa tanda kesiapan bayi untuk memulai MPASI antara lain:

  1. Bayi bisa duduk dengan sedikit dukungan.
  2. Bayi mampu menahan kepala tegak dan stabil.
  3. Refleks mendorong makanan keluar dengan lidah sudah berkurang.
  4. Bayi menunjukkan minat pada makanan yang dimakan oleh orang di sekitarnya.

Prinsip Dasar MPASI

Sebelum menyusun jadwal harian, penting untuk memahami beberapa prinsip dasar MPASI:

1. Berikan makanan dengan tekstur yang sesuai

Pada awal MPASI, makanan harus dihaluskan hingga lembut. Seiring waktu, tekstur bisa disesuaikan dengan kemampuan makan bayi.

2. Perkenalkan satu jenis makanan baru setiap 3-5 hari

Hal ini untuk memantau kemungkinan alergi atau intoleransi makanan.

3. Hindari garam, gula, dan bumbu

Biarkan bayi merasakan rasa alami dari makanan.

Contoh Jadwal MPASI Harian

Menyusun jadwal MPASI harian yang terstruktur membantu bayi terbiasa dengan pola makan yang baru. Berikut adalah contoh jadwal MPASI harian untuk bayi usia 6 bulan:

Pagi (07:00 – 08:00)

  • ASI atau susu formula

Pagi Tengah (09:00 – 10:00)

  • MPASI: Puree buah seperti puree pisang atau puree apel
  • ASI atau susu formula

Siang (12:00 – 13:00)

  • ASI atau susu formula
  • MPASI: Bubur sayuran seperti puree wortel atau puree kentang

Sore (16:00 – 17:00)

  • MPASI: Puree buah atau sayuran
  • ASI atau susu formula

Malam (18:00 – 19:00)

  • ASI atau susu formula
  • MPASI: Bubur atau puree sayuran

Malam Tengah (21:00 – 22:00)

  • ASI atau susu formula

Pada awal MPASI, cukup berikan makanan satu kali sehari. Setelah bayi terbiasa, secara bertahap tingkatkan frekuensi menjadi dua hingga tiga kali sehari, sesuai dengan jadwal di atas.

Langkah-Langkah Memulai MPASI

1. Persiapkan Peralatan yang Diperlukan

Sebelum memulai MPASI, pastikan Anda memiliki peralatan yang diperlukan seperti blender, saringan, mangkuk, sendok bayi, dan kursi makan bayi.

2. Mulailah dengan Porsi Kecil

Berikan porsi kecil pada awalnya, sekitar 1-2 sendok makan. Perhatikan respons bayi terhadap makanan. Jika bayi menunjukkan minat dan tidak ada reaksi negatif, Anda bisa secara bertahap menambah porsi.

3. Perhatikan Tekstur Makanan

Pada awal MPASI, makanan harus sangat halus dan lembut. Anda bisa menghaluskan makanan dengan blender atau saringan. Seiring waktu, perkenalkan tekstur yang lebih kasar untuk membantu bayi belajar mengunyah.

4. Jaga Kebersihan

Pastikan semua peralatan makan dalam kondisi bersih dan higienis. Cuci tangan sebelum menyiapkan dan memberikan makanan kepada bayi untuk mencegah infeksi.

5. Perkenalkan Makanan Baru secara Bertahap

Perkenalkan satu jenis makanan baru setiap 3-5 hari. Hal ini membantu Anda memantau apakah bayi memiliki alergi atau intoleransi terhadap makanan tertentu.

Tips untuk Sukses MPASI

  1. Buat Suasana Makan yang Menyenangkan:
    • Ajak bayi duduk di kursi makan yang nyaman. Jangan memaksa bayi makan jika mereka menolak. Cobalah lagi nanti dengan suasana yang lebih tenang.
  2. Berikan ASI atau Susu Formula Sesuai Jadwal:
    • Meskipun bayi mulai mendapatkan MPASI, ASI atau susu formula tetap menjadi sumber utama nutrisi hingga usia 12 bulan.
  3. Perhatikan Tanda-Tanda Kenyang:
    • Setiap bayi memiliki ritme makan yang berbeda. Perhatikan tanda-tanda kenyang seperti menolak sendok atau mengalihkan wajah. Hormati sinyal-sinyal ini untuk menghindari bayi merasa terpaksa.
  4. Jangan Khawatir Jika Bayi Menolak Makanan Baru:
    • Butuh waktu bagi bayi untuk terbiasa dengan rasa dan tekstur baru. Jika bayi menolak makanan baru, tunggu beberapa hari dan coba lagi.

Memulai MPASI pada usia 6 bulan adalah langkah penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi. Dengan menyusun jadwal MPASI harian yang terstruktur, memperhatikan prinsip-prinsip dasar, dan mengikuti langkah-langkah yang tepat, Anda bisa membantu bayi mendapatkan nutrisi yang optimal. Selalu perhatikan respons bayi terhadap makanan dan pastikan proses makan menjadi pengalaman yang positif dan menyenangkan. Dengan pendekatan yang tepat, MPASI bisa menjadi fondasi yang baik untuk pola makan sehat di masa depan.

By Yunita

Related Post